ASAL
USUL NAMA DESA SUMBERPORONG
Menurut cerita rakyat dan sesepuh desa terdahulu, berasal dari kata
SUMBERPARANG. Diperkirakan + pada abad ke 15 Masehi desa ini dikuasai
oleh DEMANG, dan pada saat itu ada 2 ( dua ) orang DEMANG yang bernama DEMANG
KENTOL dan DEMANG LENGKET.
Kedua Demang tersebut kurang bersahabat dan selalu berselisih paham
serta suka bertengkar untuk memperebutkan seorang putri yang sangat cantik
sekali, sehingga pada suatu hari terjadilah pertengkaran dan perkelahian yang
sangat lama dan konon berlangsung beberapa berhari-hari bahkan sampai
berbulan-bulan dan kedua-duanya bersenjatakan PARANG.
Parang
adalah Patahan Antan atau ALU ( bahasa Jawa ). Perkelahian tersebut disepakati
di suatu tempat, dan tempat tersebut dimulai dari dusun GAPUK KARANG ALU,
ALUN-ALUN DESA ( Gudang padi RSJ atau sekarang MUSEUM RSJ Lawang ) Setelah
terjadi perkelahian terus menerus diantara kedua Demang tersebut dan tiada
henti-hentinya, datanglah seorang tokoh yang disebut MBAH PATI ( MBAH KALIAM ), Beliau adalah sosok orang
yang Alim yang berasal dari kota PATI dan setelah perjalanan dari Kota
BLAMBANGAN ( BANYUWANGI ) yag sebelumnya dari desa Ngempit SIDOGIRI, diteruskan
ke Desa WINONGAN PASURUAN dan berakhir di Desa SUMBERPORONG untuk membawa misi
Keagamaan yaitu agama Islam.
Dengan Kedatangan MBAH PATI inilah desa Sumberporong menjadi aman dan
tenteram. Dengan mempelajari peristiwa kedua Demang tersebut akhirnya desa
tersebut dinamakan DESA SUMBERPARANG yang pada saat itu wilayahnya meliputi
dusun GAPUK KARANG ALU, DUSUN BAREK dan desa SUMBERPARANG. Dan pada saat itu
MBAH PATI tinggal di sebuah Kampung (
yang sekarang Kampung PESAREHAN ) dan didampingi seorang CANTRIK (Pembantu)
yang bernama MBAH KALIDIN. Dan pada akhirnya MBAH KALIDIN inilah yang
meneruskan perjuangan atau yang dicita-citakan MBAH PATI pada saat MBAH PATI
sudah wafat.
Pada abad ke 18 Pemerintahan Hindia Belanda datang ke tanah desa
sumberparang. Setelah melakukan penelitian dan berbagai pertimbangan ternyata
desa Sumberparang ini merupakan tempat yang strategis, dengan suhu udara yang
sejuk, tanah yang subur , sumber air yang melimpah merupakan tempat yang sesuai
untuk peristirahatan.
Pada awal abad 19 Pemerintahan Hindia Belanda membeli tanah secara
besar-besaran dengan harga yang sangat murah untuk membangun sebuah Rumah
Sakit. Dan pada tahun 1902 berdirilah sebuah Rumah Sakit yang sangat besar pada
masanya, dengan tenaga medis yang tidak hanya dari Belanda tetapi berbagai
negara di Eropa. Rumah Sakit ini berdiri
sampai sekarang yang dikenal dengan nama RSJ Dr. RADJIMAN WEDYODININGRAT.
Memang sejarah perkembangan RSJ Dr. RADJIMAN WEDYODININGRAT dan Cerita
Rakyat tentang peristiwa dua Demang dan datangnya MBAH PATI merupakan
kejadian-kejadian yang sangat berpengaruh dalam pemberian nama DESA
SUMBERPORONG. Terutama pemerintahan Hindia Belanda yang mengubah nama SUMBERPARANG menjadi SUMBERPORONG. Karena kita orang jawa timur tidak bisa
mengucapkan PARANG tetapi bisanya PORONG maka sampai kini disebut SUMBERPORONG. Dalam bahasa Belanda kuno
PORONG artinya Persaingan.
Untuk menjalankan pemerintahan pada waktu itu pemerintahan Hindia
Belanda menunjuk Pemmpin Desa yang disebut PETINGGI yang sekarang dikenal
dengan sebutan Kepala Desa atau Lurah. Demikianlah
sejarah singkat tentang berdirinya Desa Sumberporong.
-
Bapak SAYAKUN, Alm.
-
Bapak DULKAMAL, Alm
-
Ibu RUPIAH, Almh
-
Para
SESEPUH Desa Sumberporong
Klo yg atas itu legenda/cerita rakyat bukan sejarah.
BalasHapusMenurutku Asal mula desa Sumberpotong mungkin ada hubungannya dengan mata air